MENUNGGU MATI


Jalan lurus, jalan kembali pada-Mu


Tiap hari silih berganti

Tiap detik, tiap hembusan nafas ini

Tiap langkah, ucapan dan perbuatan

Dosa …, dosa …. dosa dan dosa yang ada

Aku pendosa yang menunggu-Mu

Menunggu kembali pada-Mu

Apa yang harus kulakukan ya Ilahi Robbi

Tipuan dunia melupakanku

Kecantikan, kekayaan, semua Cuma fana

Semua akan kembali pada-Nya

Tapi kenapa aku belum sadar juga?

Sudah matikah hati ini?

Sudah tertutupkan jiwa ini?

Sudah bekukah nurani ini?

Kenapa aku terus begini?

Bukankah aku menunggu mati?

Sudah siapkah aku mati hari ini?

Sudah siapkah jika ajal menjemput?

Siapkah aku kembali pada-Nya?

Kembali kepada Penciptaku

Aku manusia pengumbar nafsu

Dunia  tahta, harta, dan wanita butakan aku

Seluas laut dan pasir di bumi dosaku ini

Tidak ada hari tanpa dosa … dosa dan dosa

Apakah aku masih pantas menjadi hamba-Nya

Apakah aku pantas jadi khalifah-Nya

Kenapa aku lebih memilih cinta dunia dan manusia

Kenapa hatiku ini tidak lebih mencitai-Nya

Wahai Tuhan yang membolak-balikkan hati, tetapkan hati ini pada-Mu

Wahai Tuhan Maha Pengasih, tumbuhkanlah cinta dalam  hati ini pada-Mu

Tunjukilah Aku jalan yang lurus

Jalannya para Salafiyin, Sahabat, Tabiin yang kau berkahi

Para pecinta-Mu dan hamba-Mu yang utama

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: